Strategi Mengatur Keuangan untuk Bisnis Start-up

Share:
Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan adalah skill yang wajib dimiliki oleh setiap pengusaha. Pasalnya, jika tidak bisa memanajemen keuangan, maka kita tidak dapat merasakan keuntungan dari hasil usaha kita. Bahkan, ketika kita merasakan usaha kita berjalan dengan lancar, kadang kita tak dapat menikmati keuntungan yang signifikan.

Hal tersebut bisa jadi disebabkan oleh bercampurnya keuangan perusahaan dengan keuangan pribadi. Jika diteruskan, maka tindakan tersebut dapat berdampak buruk terhadap keberlangsungan perusahaan. Terlebih bagi pelaku bisnis star-up yang masih pemula, kerap kali mereka merasa bahwa penghasilannya masih kurang stabil sehingga mencampurkannya dengan uang pribadi. Untuk itu, perhatikan strategi pengaturan keuangan yang tepat untuk bisnis star-up berikut!

Membuat Rekening Khusus untuk Perusahaan
Langkah pertama yang harus diambil untuk memanajemen keuangan perusahaan adalah dengan membuat rekening khusus untuk usaha. Jadi, rekening tersebut nantinya digunakan untuk menyimpan uang dari perusahaan agar tak bercampur dengan uang yang ada di rekening pribadi. Anda pun bebas ingin membuat rekening khusus dari bank yang sama atau yang berbeda dari rekening pribadi. 

Dengan adanya rekening khusus, tentu Anda bisa lebih mudah dalam mengontrol arus kas keuangan hasil usaha. Lebih dari itu, dengan adanya rekening khusus, Anda bisa mengetahui apakah usaha yang dijalankan sudah menghasilkan keuntungan atau sebaliknya. 

Memaksimalkan Pengelolaan Keuangan
Setelah mempunyai rekening khusus, pasti antara uang perusahaan dengan uang pribadi tidak akan terganggu satu sama lain. Kemudian, Anda bisa lebih memaksimalkan pengelolaan keuangan perusahaan Anda. Untuk melancarkan hal tersebut, tentunya Anda memerlukan pembukuan yang baik dan mendetail.

Jika dirasa melakukan pembukuan secara manual cukup merepotkan, Anda bisa mengunduh aplikasi pembukuan di perangkat agar lebih mudah dan efektif. Di pembukuan tersebut harus dicatat anggaran pengeluaran, pemasukan, hutang piutang atau kasbon, dan juga tagihan perusahaan.

Rutin Melakukan Evaluasi
Anda harus rutin memantau dan juga mengevaluasi keuangan setidaknya setiap seminggu sekali. Hal ini ditujukan agar Anda bisa mengetahui keuntungan yang diperoleh dan pergerakan arus kas perusahaan. Jika terjadi masalah, maka bisa segera dicarikan jalan keluar agar masalah tidak membesar.

Mengalokasikan Keuntungan Sebaik Mungkin
Anda harus bisa mengalokasikan keuntungan perusahaan dengan sebaik mungkin agar usahakan tetap dapat berjalan dengan baik. Perlu diingat bahwa keuntungan perusahaan bukan sepenuhnya menjadi penghasilan yang dapat dipindahkan ke rekening pribadi. Beberapa persen dari keuntungan harus diputar untuk menjadi modal tambahan bagi perusahaan. Jadi, kita harus cermat dalam manajemen keuangan agar dapat mengalokasikan keuntungan sebaik mungkin.

Untuk mempermudah segala proses manajemen keuangan, maka dibutuhkan aplikasi berkualitas yang dapat menjalankan berbagai tugas. Salah satu aplikasi yang mampu melakukan hal tersebut adalah BukuKas yang telah digunakan oleh jutaan pemilik UMKM. Selain fiturnya yang lengkap, BukuKas juga menawarkan kemudahan dalam mengatur dan memantau arus kas. Bahkan, Anda bisa mengunduh dan mencetak laporan keuangan harian, mingguan dan bulanan. Dengan begitu, kerja Anda akan menjadi lebih mudah. Bagaimana? Tertarik untuk menggunakannya?