Cara Membuat Desain Brosur yang Informatif dan Menarik

Share:
Brosur merupakan media untuk mempomosikan atau menginformasikan sesuatu yang hendak Anda tawarkan. Desain brosur yang menarik dapat memimbulakan keingintahuan orang lain, serta penataan isi yang informatif memudahkan penyampaian pesan. Berikut ini adalah cara agar brosur Anda menjadi lebih menarik serta informatif. 

Desain brosur

Tentukan Tema, Konsep, dan Layout dari Brosur
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan tema apa yang akan Anda gunakan, konsep brosur yang seperti apa dan layout yang akan digunakan pada brosur. Langkah ini adalah hal yang paling menentukan proses pembuatan brosur. Pilihlah konsep apa yang akan Anda muat dalam brosur dan informasi apa saja yang ingin Anda sampaikan.

Selain desain grafis yang menarik, pemilihan informasi yang akan Anda masukan juga sangat penting, karena fungsi utama dari brosur adalah untuk penyampaian informasi. Tata letak penulisan, ukuran huruf hingga jenis huruf harus Anda perhatikan. Ukuran huruf misal, untuk menunjukan informasi yang paling penting tulisan dicetak dengan ukuran yang paling besar.

Kemudian pemilihan jenis font, jangan hanya menarik dan keren, jenis font yang Anda pilih juga pastikan dapat terbaca dengan baik. Sebagai contoh, untuk bagian nama produk gunakanlah font yang dapat dibaca dari kejauhan dengan mudah dan dicetak dengan ukuran yang besar. Kemudian pilihlah diksi-diksi yang dapat membangkitkan minat baca seseorang.

Kreatif dan Unik
Setelah menentukan hal-hal dasar barulah kita memasuki fase kreatif. Membuat brosur yang menarik berarti harus beda, unik dan kreatif. Menarik tak selalu berarti penuh dengan warna-warni atau dengan desain yang super canggih. Menarik berarti memiliki kemampuan yang membuat orang penasaran.

Mencari rujukan dari brosur dari perusahaan lain yang sudah ada juga bisa Anda gunakan sebagai bahan referensi. Dari brosur yang sudah ada Anda bisa menambahkan sedikit kreativitas Anda dan membuatnya lebih menarik. Baut lah seseuatu yang beda, jangan buat sesuatu yang lebih baik karena sedikit lebih beda lebih baik, daripada sedikit lebih baik.

Cetak dengan Ukuran Tepat dan Resolusi yang Tinggi
Penentuan ukuran sangat penting, terutama juga Anda mengerjakan desain brosur milik klien. Sebagai contoh klien menginginkan ukuran brosur 9.5 x 15 kemudian Anda mencetak 9.5 x 13. Hasilnya tentu saja akan berbeda dengan apa yang dibayangkan klien atau bahkan merusak brosur itu sendiri.

Mencetak brosur dengan resolisi yang rendah, bentuknya menjadi kurang bagus karna noise dan tulisannya pun menjadi sulit dibaca. Selan itu efek tulisan yang kabur dan terlihat kasar membuat produk atau jasa yang Anda tawarkan terkesan kurang baik. Gunakan lah resolusi yang tinggi jika Anda menginginkan brosur yang informative dan menarik.

Hasil desain yang terlihat di komputer dan ketika sudah dicetak memang sedikit berbeda meskipun sudah dicetak dengan resolusi tinggi. Agar dapat hasil yang lebih maksimal, gunakanlah setidaknya 300 dpi pada resolusi brosur yang akan Anda cetak agar hasilnya menjadi lebih jernih dan tajam sehinga brosur Anda menjadi menarik dan mudah dibaca.

Gunakan Kertas yang Tepat
Kertas yang Anda gunakan juga dapat menentukan menarik atau tidaknya brosur yang Anda gunakan. Penggunaan kertas khusus seperti ketas glossy akan memberikan kesan glamor dan mewah pada barang atau jasa yang hendak Anda tawarkan. Sedangkan penggunaan kertas yang kurang baik memberikan kesan kuran baik pula pada produk atau jasa Anda.

Itulah beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan desain brosur yang menarik dan informatif. Jika Anda masih bingung Anda bisa mengunjungi fastwork.id untuk meminta ahli dibidang tersebut mengerjakannya untuk Anda. Atau mungkin Anda memiliki kemampuan tersebut dapat melamar sebagai freelancer di fastwork.id.